ZAM ZAM Square

Raya Condet 4, Lt 2 Unit 9 Jakarta Timur 15390

(+62) 817 - 9699 - 690

24/7 Customer Support

Mon - Fri: 9:00 - 17:30

Online Office always open

5 Hal Hukum Bisnis Syariah yang Halal

5 Hal Hukum Bisnis Syariah yang Halal – Saking besarnya jumlah penduduk umat Islam di Indonesia, tidak heran jika bisnis berbasis syariah berkembang pesat dan menjadi salah satu pertimbangan utama untuk dieksekusi.

Apakah Anda sedang mempertimbangkan untuk memulai menjalankan perusahaan Anda sendiri? Bisnis berbasis syariah mungkin patut Anda pertimbangkan!

Apa Definisi Dari Bisnis Syariah?

Bisnis terkait syariah dianggap sebagai kegiatan ekonomi yang legal berdasarkan syariah Islam. Untuk dianggap sebagai bisnis syariah, Anda harus mengikuti prinsip-prinsip tertentu dalam menjalankan bisnis. Prinsip-prinsip ini membuatnya berbeda dari bisnis konvensional. Berikut adalah beberapa prinsip hukum bisnis syariah yang perlu diketahui dan harus diikuti, antara lain:

Hukum Bisnis Syariah : Produk Halal Yang Dipasarkan

Prinsip utama bisnis berbasis syariah adalah kehalalan produk yang dijual dalam suatu bisnis. Apa saja jenis produk yang dianggap halal menurut hukum Islam?

Produk halal adalah produk yang dihasilkan melalui proses yang halal. Artinya, semua aspek produksi – mulai dari penyediaan bahan, pengelolaan, pengolahan, hingga penyajian produk – harus dilindungi dari hal-hal yang dilarang oleh syariat Islam.

Pada kenyataannya, produk yang dijual tidak hanya berupa “barang”. Jika produk yang Anda jual adalah jasa, maka jasa itu sendiri juga tidak boleh melanggar syariat Islam.

Adanya Perjanjian yang Mengikat

Pada akhirnya, kontrak dianggap sebagai kesepakatan antara penjual dan pembeli. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masing-masing pihak baik penjual maupun pembeli menyetujui transaksi tersebut.

Sebelum transaksi selesai, baik penjual maupun pembeli harus mengetahui barang atau jasa apa yang akan dijual dan harga jualnya. Dalam hal ini, penjual wajib transparan dan mengkomunikasikannya semaksimal mungkin agar pembeli tidak merasa dirugikan dengan informasi yang “tersembunyi”.

Hukum Bisnis Syariah : Bebas Dari Ketidakpastian dan Ketidakjelasan

Apa definisi gharar dan maysir dalam bisnis Islam? Konsep gharar dalam jual beli barang dijelaskan sebagai berikut:

Gharar. Disebut juga taghrir, istilah ini memiliki arti ‘penipuan, keragu-raguan, atau perbuatan merugikan orang lain dalam proses jual beli’. Definisi lain menjelaskan hukum syariah sebagai proses jual beli karena gharar dicirikan sebagai proses jual beli yang melibatkan komoditas yang tidak jelas yang dijual.

Maysir yang juga bisa disebut dengan maisir atau qimar adalah gambaran singkat tentang perjudian atau kegiatan spekulatif saat jual beli berlangsung.

Tidak Terkekang Oleh Kepentingan

Prinsip syariah selanjutnya yang bebas bunga adalah selanjutnya. Pengertian riba adalah memanfaatkan harta atau modal yang paling berharga. Dalam Islam, bunga dianggap sebagai praktik yang dilarang.

Misalnya, jika Anda mengambil bunga pinjaman dan mengembalikannya, maka itu dianggap riba oleh Islam.

Alhasil, jika Anda ingin memulai bisnis, namun perlu mencari pembiayaan bisnis syariah yang anti riba, sebaiknya pilih lembaga keuangan yang menyediakan layanan sesuai dengan syariat Islam. Misalnya, Anda dapat menghubungi Maybank Finance Indonesia yang menyediakan pembiayaan usaha dengan akad murabahah.

Prosedur Jual Beli Harus Transparan

Dalam menjalankan bisnis syariah, proses jual beli juga harus berlangsung dengan tujuan “keadilan bagi kedua belah pihak”. Bagaimana itu memanifestasikan dirinya?

Prinsip bisnis syariah ini digunakan dengan maksud agar tidak merugikan salah satu pihak. Akibatnya, proses jual beli harus transparan kepada kedua belah pihak dan berdasarkan kesepakatan bersama.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Table of Contents

Raykha Wisata

Related Posts

Destinasi Wisata Halal Singapore

7 Destinasi Wisata Halal Singapore

Badan Pariwisata Singapura saat ini memberikan penekanan yang signifikan dalam mempromosikan 7 Destinasi Wisata Halal Singapore yang mengakomodasi wisatawan Muslim. Daerah-daerah ini menawarkan banyak pilihan

5 Destinasi Wisata Halal Jepang

5 Destinasi Wisata Halal Jepang

Walaupun Jepang bukan negara yang menganut agama Islam, negara berteknologi maju yang terletak di dataran rendah Asia ini telah merangkul keragaman melalui penciptaan destinasi wisata

Tata Cara Ibadah Haji dan Pengertiannya

Tata Cara Ibadah Haji dan Pengertiannya

Tata cara ibadah Haji yang merupakan salah satu rukun Islam, menjadi kewajiban wajib bagi setiap muslim yang memiliki kemampuan fisik dan materi untuk melaksanakannya. Hukum

ASSALAMUALAIKUM

Mohon Info Paket Wisata Halal, Umroh dan Haji