ZAM ZAM Square

Raya Condet 4, Lt 2 Unit 9 Jakarta Timur 15390

(+62) 817 - 9699 - 690

24/7 Customer Support

Mon - Fri: 9:00 - 17:30

Online Office always open

Panduan Bacaan Dzikir Setelah Sholat

Tanggal

Daftar Isi

Panduan Bacaan Dzikir Setelah Sholat – Amalan Dzikir dapat memberdayakan ibadah seorang muslim, memberikan ketenangan hati dan kemudahan dalam mencari pertolongan Allah. Sangatlah penting untuk membaca dzikir, dari berbagai bentuk zikir, bacalah setelah shalat. Daripada setelah sholat langsung bubar, lebih baik untuk membiasakan istighfar dan bacaan Dzikir lainnya.

Jika Anda ingin memasukkan lebih banyak dzikir ke dalam doa Anda, pertimbangkan untuk dipraktekkan setelah sholat ini.

Mulailah dengan mencari pengampunan dari Allah, ulangi kalimat itu tiga kali. Setelah itu, ucapkan doa berikut: “Ya Allah, aku mengakui Engkau sebagai sumber keselamatan tertinggi, dan mencarinya tidak lain dari-Mu. Segala puji dan kemuliaan bagi-Mu, ya Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Agung.” Doa ini dapat ditemukan di HR. Muslim no. 591.

Inti dari pernyataan ini adalah bahwa hanya ada satu Tuhan yang benar, Allah, yang layak mendapatkan pengabdian kita yang tak tergoyahkan. Tidak ada tuhan atau entitas lain yang dapat menyaingi-Nya. Dia sendiri yang maha kuasa dan mengendalikan segala sesuatu di alam semesta. Dalam permohonan kami kepada-Nya, kami mengakui bahwa Dia adalah satu-satunya pemberi berkah dan bahwa karunia-Nya tidak dapat dihalangi atau dihalangi oleh siapa pun atau apa pun. Kekayaan materi dan prestise duniawi, meski diinginkan, pada akhirnya tidak ada nilainya kecuali disertai dengan iman yang kuat dan amal saleh. Dengan demikian, kita berpaling kepada Allah sebagai satu-satunya sumber kemakmuran dan kehormatan sejati. Pesan ini telah tercatat dalam hadits Bukhari (no. 6615) dan hadits Muslim (no. 593).

Satu-satunya tuhan yang patut disembah adalah Allah, Yang Mahakuasa. Dia tidak memiliki kerabat dan memerintahkan semua kedaulatan dan kemegahan. Kekuasaan-Nya mutlak, dan semua daya dan kekuatan hanya berasal dari-Nya. Semua rasa syukur, berkah, dan pujian adalah karena Dia, dan kita menyembah Dia secara eksklusif. Menurut Hadits dalam koleksi Muslim (no. 594), satu-satunya tuhan yang layak disembah adalah Allah. Terlepas dari permusuhan orang-orang kafir terhadap satu sama lain, ibadah sejati kepada Allah adalah jalan menuju kesucian.

Bacaan ini memiliki makna yang signifikan, karena memuliakan Allah dan memuji Dia sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah. Pengulangan “Allah Maha Besar” sebanyak 33 kali menegaskan kekuasaan dan keperkasaan-Nya. Selain itu, ia mengakui bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan, tanpa mitra, dan memiliki kedaulatan dan otoritas tertinggi. Kemahakuasaannya berkuasa atas segala sesuatu yang ada.

Setelah selesai sholat fardhu, dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Praktek ini didukung oleh Hadits Abu Daud nomor 1523 yang sahih oleh Al Albani dalam Sahih Abu Daud.

Setiap selesai sholat wajib (fardhu), dianjurkan untuk membaca ayat Kursi sesuai Hadits Riwayat An Nasa-i no. 9928 dan Ath Thabrani no. 7532. Keaslian praktek ini ditegaskan oleh Al Albani dalam Sahih Al Jami’ no. 6464.

Ucapkanlah “La ilaha illallah” merupakan pernyataan keimanan yang menjunjung tinggi kedaulatan Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai satu-satunya dewa, Dia tidak memiliki pasangan, dan layak mendapatkan semua pemujaan dan penghormatan. Dia adalah sumber kehidupan, menghidupkan kembali yang meninggal dan menghidupkan yang belum lahir. Kematian juga berada dalam kekuasaan-Nya. Supremasinya meliputi segala sesuatu. Ungkapan ini harus dibaca sepuluh kali setelah sholat Maghrib dan Subuh.

Setelah selesai sholat Subuh, bacalah doa berikut, “Ya Allah, berilah aku ilmu yang bermanfaat, bekal yang halal, dan amal yang diterima.” Permohonan ini, dicatat dalam Hadits oleh Ibnu Majah dan disahkan oleh Al Albani dalam Sahih Ibnu Majah, berfungsi sebagai permohonan saleh untuk petunjuk dan berkah.

Amalan rutin dari dzikir yang tidak rumit ini setelah setiap shalat dapat mengundang berkah Allah ke dalam usaha kita sehari-hari. Berikut ini panduannya.

Panduan Bacaan Dzikir Setelah Sholat

Berikut ini panduan membaca dzikir yang bisa dilakukan setelah sholat fardlu yang dikutip dari muslim.or.id. Lakukanlah bacaan dzikir ini setiap hari.

  1. Bacalah :
    أَسْتَغْفِرُ اللهَ (3x) اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
    Astaghfirullah (3x). Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.
    Artinya : “Aku minta ampun kepada Allah,” (3x). yang dilanjutkan membaca: “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan” (Diriwayatkan : HR. Muslim no. 591).
  2. Bacalah :
    اَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
    Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani’a lima a’thoita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.
    Artinya : “Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan” (Diriwayatkan : HR. Bukhari no.6615 dan Muslim no.593).
  3. Bacalah :
    لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
    Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa na’budu illa iyyah. Lahun ni’mah wa lahul fadhl wa lahuts tsanaaul hasan. Laa ilaha illallah mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.
    Artinya : “Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci” (Diriwayatkan : HR. Muslim, no. 594).
  4. Bacalah :
    سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَاللهُ أَكْبَرُ (33 ×) لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
    Subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar (33 x). Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
    Artinya :“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, dan Allah Maha Besar (33 x). Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan. BagiNya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu” (Diriwatkan : HR. Muslim no. 597).
  5. Bacaan Dzikir Setelah Sholat berikutnya, bacalah surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas setiap selesai shalat fardhu. (Diriwayatkan : HR. Abu Daud no. 1523, dishahikan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).
  6. Bacalah ayat Kursi setiap selesai shalat (fardhu) (Diriwayatkan : HR. An Nasa-i no. 9928, Ath Thabrani no.7532, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no.6464).
  7. Bacalah :
    لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. 10× بعد صلاة المغرب والصبح
    Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiit wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir
    Artinya : “Tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan, bagi-Nya segala puja. Dia-lah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 10 x setiap sesudah shalat Maghrib dan Subuh).
  8. Bacalah :
    اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
    Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyiba, wa ‘amalan mutaqobbala.
    Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amal yang diterima.” (Dibaca setelah salam shalat Shubuh) (Diriwayatkan : HR. Ibnu Majah no. 762, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

Semoga amalan dzikir yang dilakukan setelah sholat fardhu yang sederhana ini bisa dilakukan secra rutin setiap hari dan semogaAllah berkahi aktivitas harian kita sehari-hari.

Paket Wisata Raykha

More
articles

ASSALAMUALAIKUM

Mohon Info Paket Wisata Halal, Umroh dan Haji